PARA WANITA CANTIK TOLAKLAH PEMBERI BUNGA ABADI UNTUK KEYAKINAN ANDA DI MASA NANTI
Seiring dengan perkembangan teknologi dikalangan kita, maka kini sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan beragam macam informasi. Apapun yang kita lakukan, apapun yang kita kerjakan kini dengan mudah akan dapat diketahui oleh mereka yang ada disisi dunia sebelah lainnya. Sebagai contoh dalam dunia pendakian kini adalah informasi adanya para pendaki yang secara sadar dan sehat mencabut bunga Edelweiss dan dengan bangga diunggah pula dalam media sosial tanpa rasa bersalah.
Apa yang terjadi ?
Dari hasil pemantauan yang ada 99.99% kita semua menghujat apa yang telah mereka lakukan.
Sudah sewajarnya apabila kita yang telah menamakan dirinya sebagai Pecinta Alam tentunya telah memiliki komitmen tidak terucap dan tidak tertulis untuk selalu menjaga seluruh alam beserta isinya. Tanpa integritas dikalangan kita akan komitmen yang dibuat akan saja sama juga dengan bohong. Kalimat: "Leave Nothing But A Footprint, Kill Nothing But A Time, Take Nothing But A Memory" sepertinya belum mendarah daging di semua kalangan para pecinta alam.
Bunga Edelweiss dengan nama latin: Anaphalis Javanica ini merupakan tanaman bunga asli Indonesia yang hanya tumbuh diketinggian di atas 2000 meter dari permukaan laut (mdpl). Bunga Edelweiss yang tumbuh di luar Indonesia memiliki jenis dan nama latin berbeda yaitu Leontopodium Alpinum dan karena keindahannya menjadi salah satu lambang negara Austria. Bunga Edelweis ini memiliki banyak keunikan, dimana akibat hormon yang dimiliki menjadikan kelopak bunga Edelweiss tidak dapat mengalami kerontokan sebagaimana bunga lainnya. Akibat hormon tersebut, bunga edelweiss memiliki julukan sebagai bunga abadi sehingga banyak diburu oleh para pendaki untuk diberikan kepada pasangannya sebagai lambang keabadian cintanya.
Tapi tahukah kita bahwa keberadaan bunga edelweiss itu sendiri semakin lama semakin menyusut dan bahkan akan mengalami resiko kepunahan dalam beberapa tahun kedepan ? Anaphalis Javanica bukan termasuk kepada tanaman yang tinggi, kisarannya bahkan hanya 1-4 meter dari akar yang dimilikinya. Mudah dijangkau dan mudah dipetik oleh siapapun. Dengan keindahan dan julukan yang dimilikinya, habitat dan keberadaan bunga edelweiss kini semakin hari semakin terancam keberadaannya dan ironisnya hal itu terjadi karena dilakukan oleh para pendaki yang mengaku sebagai "Pecinta Alam". Beberapa kawan seusia penulis yang masih aktif dalam melakukan pendakian di beberapa pegunungan di Indonesia, selalu bercerita bahwa keberadaan bunga edelweiss kini semakin tidak mudah lagi ditemukan di lokasi datar. Lokasi yang tersisa hanya berada di lereng-lereng gunung yang lumayan curam sehingga susah untuk dijangkau oleh para tangan pendaki jahil yang menginginkan keabadian cinyanya diwakili oleh bunga edelweiss. Kita tidak pernah tahu lagi sampai kapan keberadaan bunga edelweiss itu akan tetap menghiasi keindahan panorama gunung di Indonesia.
Kini bagaimana kita menjaga keberadaan bunga edelweiss sangat tergantung dari diri kita sendiri. Percayalah, bunga edelweiss TIDAK dapat dijadikan lambang kesetiaan anda kepada pasangan anda kini. Karena apa ? sebagai pendaki sendiri kita telah berkomitmen untuk menjaga setiap jengkal area yang kita daki sebagai lambang kecintaan kita kepada alam. Integritas kita sebagai pecinta alam anda akan dipertanyakan oleh semua orang dan bahkan pasangan anda apabila anda mencabut dan membawa pulang keindahan yang ada di pegunungan sana. Tidak ada yang berhak mengklaim bahwa keidahan gunung adalah milik kita semata, karena keindahan gunung telah ada sebelum anda dilahirkan. Biarkanlah keindahan yang sama kita berikan untuk mereka yang saat ini mungkin belum lahir ke dunia. Itu pecinta alam sejati.
Mulai kini, tolak semua bunga edelweiss dari mereka yang mengaku sebagai pecinta alam karena apa ? pemberi bunga edelweiss TERBUKTI tidak bisa menjaga komitmen mereka selaku pecinta alam, bagaimana anda bisa percaya dengan cinta orang seperti itu ?
Tolak dan suruh mereka kembali menanamkannya di tempat mereka mengambil bunga edelweiss tersebut. Apabila hal itu mereka lakukan, itulah cinta sejati anda.
Meski tanpa bunga Edelweiss.
T-165-CL
Email: tsp.camp.travel@gmail.com
Phone (WA) 0819-7277-783





Comments